Tampilkan postingan dengan label J-Rocks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label J-Rocks. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Juli 2012

Kekuatan Impian J-Rocks

    Cerita J-Rocks bermula saat Iman bertemu dengan Wima untuk membentuk sebuah band. Sebuah impian yang ia bicarakan saat mereka SMA. Keduanya  sudah berteman di SMA. Sony sendiri dikenal Iman saat audisi gitaris sebuah band. Sony  juga yang mengenalkan ke Anton, seorang drummer yang juga teman SMP Sony. Iman merangkap sebagai vokalis karena sulit menemukan vokalis yang cocok. J-rocks akhirnya lahir di 9 November 2003.
   Impian, itu yang mepersatukan keempatnya. Mereka bermimpi bisa jalan bareng, bermusik, dan melancong keluar negeri. Saat itu hampir semuanya punya band sendiri, namun setelah manggung dua kali mereka merasa terikat oleh impian yang sama.

    J-Rockstar adalah nama pertama saat band beraliran japanese rock ini. Kata rocktsar mereka temukan di sebuah stiker. Mereka bermimpi untuk menjadi rockstar. Lalu huruf J di depan, selain identik dengan Jepang juga mempunyai banyak arti. Jujur, berarti jujur dalam bermusik sesuai yang mereka suka. Jakarta, karena band ini berasal dari ibukota Indonesia. Nama J-Rockstar disingkat menjadi J-rocks, agar lebih mudah dilafalkan dan J-Rockstar menjadi istilah untuk penggemar J-Rocks (biasa disingkat JRS). Sejak tahun 2008, J-Rocks mulai mengenakam kostum batik dengan desain modern namum tetap dengan dandanan ala harajuku, dan mempromosikan batik kepada kawula muda.


Festival Musik Nescafe
        Awal 2004, J-Rocks menjuarai festival musik Nescafe Get Started 2004 yang disponsori oleh Nescafe, Trans TV, dan Aquarius Musikindo. Masing-masing personel meraih best vocalist, best guitarist, best bassist, dan best drummer. Mereka berhasil menjuarai festival tersebut dan berkesempatan membuat album kompilasi Nescafe Get Started yang merupakan awal bentuk kerjasama mereka dengan Aquarius Musikindo. Mereka akhirnya berhasil meluncurkan album perdana nya yang bertajuk "Topeng Sahabat" dengan label Aquarius pada pertengahan tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu "Serba Salah" dan "Into The Silent".

Di Jepang

     Band ini semakin dikenal sejak munculnya album kedua Spirit, J-Rocks memainkan bermacam-macam beat dan aliran musik seperti Rock'n Roll (Juwita Hati), Waltz / Victorian (Tersesal), Symphonic Metal (Aku Harus Bisa), blues, klasik, dan lain sebagainya.
       Pada lagu berjudul "Kau Curi Lagi" mereka berkolaborasi gitaris wanita, Prisa Rianzi dan pada lagu "Juwita Hati" mereka membuat video klip di Jepang yang digarap oleh Hedy Suryawan. Shalvynne Chang, Sato & Boppy berperan sebagai fans yang mengejar idolanya sampai ke Jepang . Tidak tanggung-tanggung, beberapa kawasan di Jepang termasuk Shibuya & Harajuku dijadikan lokasi syuting Video Clip. Konsep yang menarik membuat Video Klip ini populer di Indonesia.

Zebra Cross Legendaris Abbey Road

    J-Rocks mengukir sejarah sebagai band Indonesia pertama yang rekaman di studio legendaris Abbey Road, di Inggris. Proses rekaman dan mixing lagu-lagu terbaru mereka dilakukan selama lima hari dari tanggal 12 sampai 16 Oktober 2008. Di studio Abbey Road mereka ditangani oleh Chris Butler, seorang sound engineer ternama.
       Proses rekaman untuk ketiga lagu J-Rocks hanya membutuhkan waktu selama dua hari. Di hari ke-3, Christ melakukan proses final mixing untuk lagu-lagu itu. Sambil menunggu, J-Rocks membuat video clip untuk lagu Falling in Love dan berfoto di zebra cross legendaris Abbey Road dengan mengenakan batik yang sudah mereka persiapkan dari Jakarta. Hasilnya J-Rocks merilis album ke-3, berupa mini album bertajuk "Road to Abbey", dengan cover bergambar J-Rocks menyebrangi zebracross Abbey Road ala The Beatles. Berisi 4 lagu dan 1 instrumental.
     Kesempatan berharga ini diperoleh J-Rocks karena memenangkan ajang "A Mild Live Soundrenaline 2008". J-Rocks terpilih sebagai band terbaik di ajang tersebut karena mampu tampil sesuai dengan tema "Free Your Voice" dan berhasil membawa topik "Save Our Music and Culture". Rekaman di Abbey Road Studios diharapkan bisa menjadi pintu gerbang go internasional.

Koran Inggris

     Abbey Road Studios didirikan pada November 1931 oleh EMI di "London". Sejumlah musisi tersohor pernah merekam lagu mereka di studio itu, seperti The Beatles, Green Day, Muse, Oasis, Radiohead, Red Hot Chili Peppers, U2 bahkan Michael Jackson.

J-Rocks bawa batik ke Inggris
    Tahun 2010, J-Rocks mengaransemen ulang lagu “Madu dan Racun” yang populer di tahun 80-an. Dibantu Pay dan DJ Romi, J-Rocks memberikan sentuhan lain ke single yang masuk di album kompilasi 40 Tahun Aquarius.
      Tahun 2011, J-Rocks membuat lagu "Yang Kedua" dan "Sepi" (no video klip).

      Tahun 2012, J-Rocks mempersembahkan lagu untuk semua J-Rockstar yaitu berjudul "Bintang-ku". Di tahun ini J-Rocks merilis video klip lagu "Ya Aku".

  
LAGU-LAGU KARYA J-ROCKS :

1. Album Topeng Sahabat (2005)
  • Lepaskan Diriku
  • Kuingin Kau Untukku
  • Entah Bagaimana
  • Into The Silent
  • Topeng Sahabat
  • Ceria
  • CahayaMU
  • Berharap Kau Kembali
  • Selamat Tinggal Kekasihku
  • Mestinya Kuakhiri Semua
  • Kono Mu Neni
2. Album Spirit (2007)
  • Cobalah Kau Mengerti
  • Spirit
  • Juwita Hati
  • Tersesal
  • Kau Curi Lagi feat. Prisa
  • Saatnya Kau Bicara
  • Mestinya Kau Tahu
  • PDKT
  • Aku Harus Bisa
  • Semakin Sendiri
3. Album Road To Abbey (2009)
  • Fallin in Love (Indonesia Version)
  • Fallin in Love (English Version)
  • Meraih Mimpi
  • Hanya Aku
  • Road to Abbey
4. Album Kompilasi OST Dealova (2005)6. Beberapa single J-Rocks
  • Serba Salah
  • Into The Silent
5. Album Kompilasi 40TH Anniversary Aquarius (2010)
  • Madu dan Racun
6. Beberapa single J-Rocks
  • Yang Kedua
  • Sepi
  • Bintang-ku (J-Rockstar)
  • Ya Aku
  • Tersesal (Ramadhan Version)

Minggu, 19 Februari 2012

Persyaratan utama mendirikan JrockStar Club

   
         Persyaratan utama mendirikan JrockStar Club adalah memahami visi, misi, dan definisi JRSc menurut band J-Rocks, yaitu JRSc adalah perkumpulan atau komunitas penggemar band J-Rocks, yang terbentuk karena terjadinya pertemanan dan kesepakatan diantara JRS tersebut untuk membentuk sebuah club karena mempunyai semangat yang sama dalam mengapresiasi band J-Rocks.
        Landasan kegiatan JRSc adalah semangat 1Spirit, yaitu semangat kebaikan, semangat silaturahim, semangat meraih mimpi, ceria, pantang menyerah, semangat kejujuran, kerendahan hati, dan saling menghargai. 1Spirit adalah semangat dalam berkarya dan berprestasi, 1Spirit adalah semangat J-Rocks dan JRS. Tidak boleh ada paksaan untuk masuk JRS Club tertentu.
          JRSc adalah bukan organisasi, karena J-Rocks itu band, bukan organisasi, tidak ada istilah ‘AD/ART’ melainkan yang ada adalah istilah ‘Peraturan dan Susunan Pengurus Club’. AD/ART yang sebelumnya, dinyatakan tidak berlaku lagi sejak saat ini karena kurang sesuai dengan visi misi band J-Rocks. Peraturan club dibuat secara musyawarah sesuai kesanggupan dan kemampuan para anggotanya. Peraturan haruslah tidak memberatkan anggota-anggotanya, harus yang membangun, positif dan kreatif serta penuh toleransi.
         Bagi J-Rocks, sebutan Ketua JRS Club yang tepat adalah Koordinator. Koordinator Club adalah orang yang mampu mengkoordinasi, dan mengakomudir potensi, ide, dan gagasan2 positif yang dimilik anggota-anggotanya untuk bisa disalurkan menjadi sebuah kegiatan atau karya nyata yang positif dan bermanfaat, bukan yang mematahkan gagasan atau ide2 baik anggotanya.
        Persyaratan jumlah anggota minimum club disesuaikan dengan kondisi jumlah JRS yang ada di daerah tersebut, karena pada daerah terpencil, J-Rocks terkadang menjumpai komunitas JRS yang berjumlah hanya dibawah 10 orang. J-Rocks sangat menghargai pertemanan bukan berdasarkan jumlah, tapi berdasarkan kualitas pertemanan yang 1Spirit serta karya dan prestasi yang dihasilkan. Banyak anggota tetapi tidak ada karya apalagi penuh perselisihan tidak ada gunanya. Banyak anggota dan banyak karya positif, itulah yang terbaik.
        JRS Club wajib menjaga nama baiknya, menjaga nama baik J-Rocks, dan menjaga nama baik JRS. Nama JRS Club tidak harus kaku, buatlah nama club yang menggambarkan ciri dari club tersebut, misalnya Ceria JrockStar Club Ngalam, SonGoku JrockStar Club Mataram, Wecan ! JrockStar Club Bogor, dll.