Tampilkan postingan dengan label Beauty Japan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty Japan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 September 2013

Pandangan Wanita Jepang Terhadap Pria Indonesia


Secara keseluruhan di Jepang, penduduk pria lebih banyak daripada wanita. Dalam keluarga, perempuan bertanggung jawab semuanya, mulai dari mengurus suami dan rumah tangga. Tugas suami hanyalah bekerja mencari nafkah. Manga dan film-film Jepang, baik setting lama maupun baru pun secara tidak langsung menunjukan hal tersebut. Jika satu keluarga akan berpergian, maka sang istrilah yang menyiapkan semuanya. Bahkan, sampai menyiapkan dan memasukan semua barang ke dalam mobil pun di lakukan oleh istri. Suami tinggal masuk mobil dan menyetir. Yang sering terlihat di mall atau di taman pun sama. Suami tidak pernah direpotkan dengan urusan anak. Anak belepotan makanan, baju kotor, ganti topi, membersihkan muka, dan semua tugas kecil dilakukan semuanya oleh istri.

Tampaknya, bagaimana pria lebih superior dari wanita sudah terlihat sejak remaja. Lebih dari sekali terlihat, pasangan remaja, jika berpergian, maka yang membawa tas atau beban lebih banyak adalah yang wanitanya. Bahkan satu dua kali terlihat jika hanya ada satu sepeda, maka yang pria yang naik sepeda, sementara yang wanita jalan! Itulah budaya Jepang dan tampaknya tidak ada masalah dengannya. Ini terbukti, dengan budaya yang sudah ratusan tahun itu, Jepang tetap bertahan dan maju sampai seperti sekarang.

Namun tampaknya pandangan beberapa wanita Jepang tentang budaya itu sedikit berubah saat mengenal lebih dekat kehidupan warga Indonesia di sana. Di wilayah Jepang, tepatnya di Sapporo, banyak pekerja dan mahasiswa Indonesia yang tinggal disana. Wanita-wanita Jepang ini mulai heran melihat kebiaasaan sederhana penduduk pria Indonesia yaitu melihat suami mencuci piring, atau suami membawa belanjaan di mall, atau suami yang menutup dan mengunci pintu saat sekeluarga berpergian, atau suami membantu mengganti baju anak di taman atau menyuapkan makanan kepada anaknya. Hal yang luar biasa juga untuk mereka melihat suami memasak dan menyiapkan makanan untuk istrinya, atau bermain dengan anak sementara istrinya duduk dan membaca.

Mereka pun merasa heran jika melihat mahasiswa pria selalu mengantarkan dan tidak membiarkan mahasiswi pulang sendirian malam-malam. Jepang adalah salah satu negara teraman di dunia. Tidak ada kekhawatiran untuk pulang malam sendirian. Mereka lebih heran lagi jika tahu alasan mengantar tersebut bukan karena takut ada apa-apa di jalan, tapi karena menghargai mereka. Mereka juga akan terheran-heran jika ada yang rela memberikan sepedanya untuk dinaiki sementara yang punyanya berjalan.

Mereka melihat bahwa bangsa Indonesia memiliki budaya yang lebih baik dibanding dengan budaya mereka, khususnya dalam hubungan pria dan wanita. Dua dari tiga teman wanita Jepang jika ditanya apakah suka dengan pria Indonesia, maka mereka menjawab suka dan yang ketiganya bahkan ingin menikah dengan pria Indonesia. Mereka memandang, pria Indonesia sangat menjunjung wanita, rela berkorban dan bertangggung jawab. Bahkan kebanyakan wanita Jepang, suka dengan pria Indonesia karena kulitnya yang sawo matang.

Jumat, 01 Februari 2013

Misteri Kutukan Taman Inokashira


Taman mungkin bagi sebagian orang dilukiskan dengan keindahan, penuh dengan bunga-bunga, dan tempat yang sejuk, ditambah apabila kita berkunjung bersama kekasih yang kita sayangi. Namun tidak semua taman itu dapat digambarkan dengan keindahan, di Jepang ada sebuah cerita tentang taman kutukan.

Taman itu diyakini dapat menghancurkan hubungan seseorang dengan kekasihnya. Taman ini mirip sekali dengan mitos Jembatan Merah di Kebun Raya Bogor dan Candi Prambanan yang terkenal akan kutukan Roro Jonggarang, ya boleh percaya boleh tidak.

Taman Inokashira adalah sebuah taman adalah taman yang berada di antara Musashino dan Mitaka di sebelah barat Tokyo, Jepang. Telaga Inokashira dan sumber air sungai Kanda, dibuat selama zaman Edo, dan merupakan sumber air utama bagi sungai Kanda.

Tanah ini disumbangkan untuk Tokyo pada tahun 1913. Tanggal 1 Mei 1918, tanah tersebut diresmikan dengan nama Inokashira (Onshi Koen), yang diterjemahkan sebagai, "Taman Karunia Inokashira". Maka dari situlah taman tersebut dianggap sebagai karunia kaisar kepada masyarakat umum.

Di taman ini terdapat sebuah kuil kecil tempat memuja Benzaiten. Benzaiten adalah nama Jepang untuk Dewi Saraswati dalam kepercayaan Hindu. Pemujaan Benzaiten hadir di Jepang selama abad ke-6 hingga ke-8, terutama melalui penerjemahan Sutra Cahaya Emas dari bahasa Cina, yang ada pembahasan mengenainya.

Dia juga disebut dalam Sutra Teratai dan sering digambarkan memegang biwa, semacam kecapi tradisional Jepang, berbeda dengan Saraswati yang memegang alat musik petik yang dikenal sebagai veena.

Di Taman Inokashira, ini ada suatu danau dan penyewaan perahu dayung bagi para pengunjung. Diyakini bahwa bila sepasang kekasih menaiki perahu bersama-sama maka hubungan mereka akan segera berakhir. Benzaiten, diyakini sangat pencemburu dan memutuskan hubungan pasangan kekasih yang menaiki perahu.



Benzaiten adalah kami (wanita) menurut kepercayaan Shinto dengan nama Ichikishima-hime-no-mikoto. Kuil Benzaiten sendiri berdiri tepat di sisi Danau Inokashira, tak jauh dari kantor tempat penyewaan perahu. Di kuil ini terdapat patung Dewi Benzaiten yang bertangan 8.  

Patung Benzaiten di kuil ini tidak ditampilkan di muka umum lho. Patung dewi bertangan 8 ini hanya ditampilkan 1x dalam 12 tahun, yaitu pada tahun Ular dalam 12 shio.

Kamis, 31 Januari 2013

Mantan tukang tato Yakuza jadi Imam Masjid


Nama aslinya Taki Takazawa. Rambutnya gondrong dan tubuhnya dipenuhi tato. Secara penampilan, dia nampak mirip dengan anggota kelompok mafia Jepang, biasa disebut Yakuza. Dia memang mantan tukang tato para anggota geng paling ditakuti di Negeri Matahari Terbit itu. Selama 20 tahun profesi itu digelutinya.

Tapi pandangan negatif pada penampilan fisiknya itu berubah saat dia mengumandangkan Azan. Takazawa kini menjadi Imam sebuah masjid di Ibu Kota Tokyo. Setelah mengucapkan dua kalimat Syahadat, Takazawa mencantumkan nama muslim Abdullah, berarti Hamba Allah SWT.

Perkenalannya dengan Islam secara tidak sengaja terjadi di Wilayah Shibuya. Takazawa melihat seseorang dengan kulit dan janggut putih. Orang itu juga mengenakan baju dan turban warna suci. "Orang itu memberikan sebuah kertas dan menyuruh saya membaca kalimat tertera bersama dia," ujarnya seperti dilansir islamicmovement.org (2010).

Kalimat itu ternyata Syahadat, pengakuan pada ke-esaan Allah SWT dan Muhammad SAW sebagai utusannya. Meski tak paham secara keseluruhan, Takazawa pernah mendengar sepintas Allah dan Muhammad. Seperti kebanyakan penduduk Jepang, Takazawa menganut aliran kepercayaan Shinto.

Pertemuan dengan orang serba putih itu membekas di ingatan Takazawa. Dua tahun setelah memeluk Islam, dia bertemu lagi dengan sosok inspiratifnya itu. "Ternyata dia pernah menjadi Imam di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. Saya bersyukur bisa bertemu dengannya," katanya.

Imam Masjid Nabawi itu meminta Takazawa untuk menjadi Imam di masjid di wilayah Shinjuku. Sebelumnya, dia melaksanakan ibadah haji dan menimba ilmu beberapa bulan di Kota Makkah. Nama Takazawa terkenal lantaran dia menjadi satu diantara lima imam Masjid besar di Jepang, dari 13 juta populasi manusia di Tokyo.

Senin, 28 Januari 2013

Makanan khas Jepang yang layak dicoba


   Kebanyakan orang menganggap makanan Jepang yang paling terkenal dan layak dicoba adalah sushi. Padahal sushi bisa dibilang hanya secuil dari gunung es. Ada banyak kuliner khas Jepang yang tak kalah lezat dengan sushi.
    Jika Anda berpikir tentang mi ramen, udon, soba, tempura, atau makanan yang mengandung bahan ikan mentah, Anda juga salah. Sebab makanan khas Jepang yang dilansir dari fodors.com berikut ini bukan itu semua.

1. Kari



     Tidak seperti kari Indonesia, nasi kari Jepang berwarna lebih gelap dan lebih kental. Sebenarnya kari memang bukan makanan tradisional asli Jepang. sebab makanan ini dibawa oleh para pedagang India pada era Meiji (1868-1912).
   Setelah bertahun-tahun, orang Jepang mengolahnya sesuai dengan lidah masyarakat di sana. Aromanya lebih harum dan komposisinya cukup beragam. Misalnya sayuran seperti wortel dan kentang, daging, atau seafood.

2. Yakitori

    Dilihat dari bentuknya, yakitori bisa dibilang mirip dengan satai. Namun komposisi utama dari yakitori ini kebanyakan adalah jeroan unggas, sapi, sampai babi.
    Di Jepang, yakitori biasa disajikan di bar tempat orang-orang berkumpul bersama teman atau para pekerja yang ingin menghabiskan waktu senggangnya sepulang dari kantor.

3. Yakiniku

     Sebenarnya, yakiniku adalah barbecue ala Korea yang diadaptasi orang Jepang. Secara harfiah, yakiniku ini bisa diartikan sebagai daging bakar. Memang cara mengolahnya adalah di bakar.
      Namun yang dibakar ternyata tidak hanya daging. Seperti yakitori, orang Jepang juga menikmati jeroan yang dibakar dan dinikmati dengan saus khusus.

4. Onigiri


     Onigiri disebut juga dengan nasi kepal. Biasanya di dalam nas kepal disisipkan tuna, salmon, telur, ikan, dan kemudian bagian luarnya dilapisi rumput laut.
   Onigiri adalah menu mudah dan praktis untuk bekal makan siang. Onigiri ini bahkan bisa ditemukan di supermarket yang dibungkus dengan kantung terpisah antara nasi dan rumput lautnya. sehingga onigiri bisa tahan lebih lama.

5. Nabe

   
     Nabe mirip seperti sup. Namun isinya lebih lengkap dan disebutkan cocok dihidangkan saat musim dingin tiba.
     Nabe dihidangkan dalam panci besar yang berbahan dasar daging, sayur, dan seafood. Di meja makan, biasanya nabe juga tetap dihidangkan bersama kompor mini. Sehingga anggota keluarga langsung mengambil isi nabe yang mereka suka.

6. Nagashi soumen


      Jika musim dingin identik dengan nabe, maka musim panas adalah saat yang tepat untuk menikmati nagashi soumen. Nagashi soumen ini disebut juga dengan mi soba dingin.
       Cara menikmati nagashi soumen ini juga sedikit berbeda dengan mi pada umumnya. Sebab mi mengalir dari batang kayu dan Anda harus menyiapkan sumpit serta mangkuk untuk menangkapnya.

7. Nikujyaga

 
      Nikujyaga adalah rebusan yang kaya akan protein dan karbohidrat yang dihidangkan secara klasik di rumah-rumah di Jepang. Komposisi nikujyaga di antaranya adalah kentang, wortel, ikan, daging, dan bumbu lainnya.     Nikujyaga juga dinikmati dengan nasi hangat. Makanya, hidangan ini identik dengan makan malam keluarga yang berkumpul dan menikmati waktu bersama di rumah.

8. Okonomiyaki

 
    Belum lengkap rasanya menikmati kuliner Jepang jika belum menengok okonomiyaki asal Osaka. Secara harfiah, okonomiyaki adalah panggang sesuka hati.    Kenapa disebut demikian? Sebab okonomiyaki mirip seperti omelet yang dicampur dengan sayuran sesuai dengan favorit masing-masing orang. Setelah dipanggang, okonomiyaki ditaburi dengan saus, rumput laut, ikan cakalang kering, dan mayonnaise.

9. Takoyaki


     Seperti okonomiyaki, takoyaki ini juga cocok dijadikan sebagai camilan saja. Takoyaki bentuknya bulat yang rasanya gurih di luar namun lembut di dalam. Karena bernama tako (gurita), tentu saja Anda juga akan menemukan potongan gurita di dalam takoyaki.
     Taburan takoyaki juga mirip seperti okonomiyaki. Seperti rumput laut, ikan cakalang kering, saus, dan mayonnaise. Cara memakannya adalah dengan menggunakan tusuk gigi.

10. Tonkatsu


    Tonkatsu adalah potongan daging bagi yang digoreng dengan tepung roti. Tonkatsu biasanya disajikan dengan nasi dan disiram dengan kari.
     Selain tonkatsu, sebenarnya ada beef katsu yang terbuat dari daging sapi atau chicken katsu yang berbahan dasar ayam.
     Itulah makanan khas Jepang yang layak dicoba. Anda sebenarnya tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menikmatinya. Sebab sekarang sudah banyak restoran Jepang yang menyajikan berbagai hidangan tersebut.

Jumat, 18 Januari 2013

Makanan pencuci mulut populer dari Jepang

Anda pasti sudah tahu dorayaki, camilan kesukaan robot kucing Doraemon. Selain dorayaki, sebenarnya ada banyak makanan pencuci mulut lain yang tak kalah populer dari negara Jepang. Apa saja? Simak langsung ulasannya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

1. Dorayaki

  Dorayaki merupakan sejenis pancake yang biasanya tengahnya berisi selai kacang merah, cokelat, atau matcha (bubuk teh hijau). Teksturnya lembut dan cocok disajikan dengan teh hijau yang menyehatkan.

2. Anmitsu


  Anmitsu terbuat dari agar-agar (gelatin Jepang) dalam sirop gula merah. Selain agar-agar, anmitsu juga dihiasi dengan kacang merah, kue mochi, es krim, dan buah-buahan favorit orang yang menikmatinya.

3. Mochi

  Mochi adalah kue beras ketan dengan isi berbagai bahan makanan pencuci mulut yangbisa dinikmati. Tetapi kue mochi paling sering diisi dengan kacang merah manis.

4.Vanila kiwi kanten


  Kanten sebenarnya merupakan makanan pencuci mulut yang terbuat dari agar-agar (gelatin Jepang). Namun di dalam agar-agar juga dimasukkan buah kiwi agar rasanya lebih segar. Kebanyakan kanten disajikan dengan teh.

5. Es krim wijen hitam


  Es krim asal Jepang terkenal dengan berbagai rasa yang unik dan tidak biasa. Salah satunya adalah es krim rasa wijen hitam. Selain itu, ada juga es krim rasa kacang merah dan matcha (bubuk teh hijau) yang rasanya tidak terlalu manis.

6. Cheesecake


  Cheesecake Jepang juga cukup unik. Sebab makanan penutup tersebut terbuat dari sebagian kue spons dan sebagian lagi kue keju. Kemudian cheesecake diberi taburan matcha dan diberi toping buah segar.

7. Ichigo daifuku


  Makanan pencuci mulut yang satu ini sebenarnya merupakan modifikasi dari kue mochi. Hanya saja di dalamnya berisi buah strawberry (ichigo) utuh.

8. Taiyaki


  Taiyaki adalah wafel berbentuk ikan yang berisi cokelat atau kacang merah. Perlu wajan khusus untuk membuat kue taiyaki berbentuk ikan. Anda bahkan bisa membelinya secara online.

9. Sakura jelly


  Bunga sakura dijadikan acar, kemudian diatur di dalam jelly berwarna bening dan ditaburi cokelat putih. Bentuknya indah dan terkadang orang sayang memakannya.

10. Sup kacang merah dan mochi


  Terakhir, camilan asal Jepang yang cukup populer adalah sup kacang merah dan mochi. Jika biasanya mochi berisi kacang merah, maka camilan ini disajikan sebaliknya. Mochi tanpa isi dimasukkan ke dalam sup kacang merah dan disajikan hangat.

Itulah berbagai makanan penutup populer dari Jepang. Apakah Anda sudah pernah menikmati semuanya?

Robot-robot cantik Jepang

Diakui atau tidak, negara Jepang adalah negara yang penuh inovasi dalam berkarya dan menciptakan sesuatu. Banyak produk elektronik yang lahir dari negeri yang dijuluki matahari terbit ini. Mulai dari perangkat yang simple sampai dengan berbentuk robot.
Mulai dari beberapa tahun lalu, banyak perusahaan-perusahaan di Jepang yang mencoba menciptakan robot-robot untuk memperingan kerja dan aktivitas manusia. Tidak hanya robot dengan desain seperti robot yang ada di film-film kartun atau film fiksi, namun terdapat pula robot-robot dengan desain mirip dengan manusia atau yang biasa disebut humanoid robot.

Humanoid robot tersebut tidak didominasi oleh robot-robot 'berjenis kelamin' laki-laki saja, namun ternyata juga banyak humanoid robot yang didesain mirip dengan wanita atau biasa disebut fembot. Di bawah ini terdapat beberapa daftar fembot Jepang.

Aiko
Sebenarnya, fembot bernama Aiko ini bukan diciptakan oleh seorang berkebangsaan Jepang, melainkan oleh seseorang berkebangsaan China bernama Le Trung. Aiko mempunyai fungsi sebagai asisten sekaligus pembantu yang dapat melakukan segala pekerjaan rumah seperti membersihkan rumah sampai dengan membacakan surat kabar.

Trung menciptakan Aiko dengan biaya sendiri pada awalnya, kemudian mendapatkan beberapa bantuan untuk mengembangkan fembot satu ini. Aiko telah diprogram untuk dapat mengerti apa yang diucapkan manusia. Fembot ini mampu berbicara dalam bahasa Inggris dan Jepang secara fasih. Dalam memori otaknya, terdapat 13 ribu lebih kosakata bahasa Inggris dan Jepang.

Repliee Q1Expo
Fembot satu ini diciptakan dengan tambahan kulit sintetis yang mirip dengan kulit asli manusia. Repliee Q1Expo diciptakan oleh seorang profesor dari Jepang bernama Ishiguro. Di dalam tubuh Repliee Q1Expo terdapat sensor dan motor yang dapat membuatnya bergerak luwes dan bereaksi layaknya manusia.

Tidak hanya itu saja, Repliee Q1Expo juga dapat berkedip dan bernafas seperti manusia. Untuk bergerak, Repliee Q1Expo dibantu dengan air compresor di dalam tubuhnya. Kulitnya juga dilengkapi dengan sensor sentuh yang akan bereaksi apabila dia bersentuhan dengan obyek lain atau disentuh manusia.

Actroid DER-2
Robot ini merupakan robot pertama yang menjadi bintang iklan di televisi Jepang. Actroid DER-2 memiliki bentuk fisik serta kulit yang mirip dengan wanita Jepang. Fembot yang diciptakan oleh sebuah perusahaan bernama Kokoro, cabang dari Sanrio Group ini merupakan penyempurna dari versi sebelumnya yaitu Actroid DER.

Actroid DER-2 juga dapat melakukan gerakan seperti manusia, mempunyai ekspresi wajah, dan mampu berbicara. Dibandingkan dengan seri sebelumya Actroid DER-2 memiliki tubuh yang lebih ramping dan proposional. Dipastikan banyak wanita iri akan bentuk tubuh yang dimiliki Actroid DER-2 ini.

Germinal F
Germinal F adalah robot wanita yang diciptakan oleh para ilmuwan di Osaka University. Fungsi dari Germinal F adalah sebagai robot yang mampu memerankan suatu tokoh dalam pementasan drama. Pengembangnya menciptakan Germinal F hanya untuk membantu seniman melakukan tugasnya.

Seperti halnya humanoid lainnya, Germinal F juga dilengkapi dengan ekspresi wajah yang dapat berubah-ubah tergantung scene yang dia perankan pada saat itu. Walaupun mampu berbicara layaknya manusia, Germinal F belum diprogram untuk dapat berjalan dengan menggunakan kedua belah kakinya.

Saya
Fembot ini berfungsi sebagai pengganti guru untuk memberikan pelajaran kepada murid-murid di kelas. Saya pernah diujicobakan untuk mengajar di Kudan Elementary School, Tokyo. Saya merupakan robot wanita ciptaan ilmuwan-ilmuwan dari Tokyo University of Science. Robot ini juga dilengkapi dengan rambut berwarna coklat, memakai lipstick berwarna merah muda, dan seragam pengajar formal layaknya guru pada umumnya.

Saya diprogram untuk mengajarkan sains dan teknologi kepada murid sekolah. Profesor Hiroshi Kobayashi, pimpinan pengembang Saya mengatakan, "Banyak daerah terpencil di Jepang yang tidak tersentuh dengan pendidikan yang mengulas sains dan teknologi dan diciptakannya Saya akan mampu memberikan ilmu kepada murid-murid di daerah terpencil tersebut."

HRP-4C
Robot ini merupakan robot model pertama yang pernah diciptakan di Jepang. HRP-4C mampu berjalan seperti layaknya model catwalk pada umumnya. HRP-4C merupakan kreasi beberapa ilmuwan dari Japan National Institute of Advanced Industrial Science and Technology. HRP-4C memiliki tinggi 5 kaki dan mempunyai wajah seorang wanita berusia antara 19 - 29 tahun.

Tidak hanya itu saja, HRP-4C juga dilengkapi dengan 30 motor untuk menggerakkan tubuhnya. 8 motor di bagian wajahnya berfungsi untuk membuatnya berkedip, tersenyum, dan mengekspresikan emosi seperti marah atau terkejut. Sayangnya, HRP-4C hanya memiliki 'kulit' di bagian kepalanya saja, untuk bagian badannya terbuat dari bahan lain dengan balutan desain yang futuristik.

Actroid-F
Seperti halnya Actroid DER-2, Actroid-F juga merupakan salah satu hasil kreasi dari Kokoro. Actroid-F ini diciptakan untuk membantu tugas para dokter di rumah sakit. Walaupun tidak seseksi Actroid DER-2, Actroid-F juga dilengkapi dengan kulit sintetis, rambut hitam panjang, dan ekspresi wajah.

Sayangnya, Kokoro tidak mendesain Actroid-F ini dengan wajah yang charming atau ceria. Wajah Actroid-F terlihat sangat kaku dan dingin. Actroid-F ini juga memiliki sensor gerak dan beberapa motor di tubuhnya.
Nampaknya perkembangan di dunia robot telah mulai bangkit dan digunakan sebagai pembantu manusia sehari hari. Masih ingatkah Anda dengan film i-Robot? Apakah di masa mendatang, bumi ini akan berbagi tempat dengan robot? Atau manusia pada akhirnya harus bertempur melawan robot seperti di film Terminator?

Restoran di Jepang Ini Gunakan Robot Cantik Sebagai Penghibur


Pada umumnya sebuah restoran dan kafe selalu menyajikan para  penghibur wanita yang cantik dan seksi namun sebuah restoran di Jepang tidak mengunakan wanita cantik sebagai penghiburnya restoran ini mengunakan robot robot yang mirip wanita canti dan seksi sebagai penghibur para tamu yang datang.

Restoran ini melayani pelanggannya dengan ‘fem-bot’. Para staf manusia yang ada menjadi ‘pengendali’ robot ini saat menari untuk pelanggan.

Restoran yang baru dibuka ini mengaku menghabiskan 10 juta Yen (Rp786,8 miliar) untuk membuka rumah makan ini. Menariknya, wanita yang mengoperasikan robot penghibur tersebut mengenakan bikini loreng ala militer atau baju seksi lainnya.

Restoran ini terletak di jantung Kabuchiko, Shinjuku, Jepang. Untuk masuk rumah makan ini, pelanggan harus membayar 3.000 Yen (Rp237 ribu).

Selain robot penari, restoran ini juga dihiasi oleh berbagai macam robot lainnya seperti robot drummer, tank dan pesawat tempur.

“Namun alasan utama mengunjungi restoran ini adalah karena tariannya,” kata Japan Today seperti dikutip Dailymail

Kebudayaan Jepang yang dianggap gila dan unik oleh masyarakat Jepang sendiri


Jepang selalu memiliki hal yang unik. Tak heran dalam sekitar 10 tahun terakhir ini, penggemar negeri Matahari Terbit ini semakin meningkat. Tidak hanya karena lingkungan dan kehidupan di sana, namun sampai bagian kebudayaannya. 

Masyarakat Jepang dikenal memiliki selera budaya dan fashion yang unik. Di mana mereka tak segan-segan memilih pakaian dan gaya penampilan yang aneh bahkan cenderung gila untuk kalangan Jepang itu sendiri. 

Dengan kebanyakan terinspirasi pada karya anime dan manga, generasi muda Jepang memperlihatkan style fashion unik yang jadi kiblat di dunia internasional. Meskipun industri K-Pop kini begitu booming, namun penggemar setia kebudayaan Jepang masih sangat tinggi. 

Kira-kira apa kebudayaan Jepang yang bahkan dianggap gila dan unik bahkan oleh masyarakat Jepang sendiri? 

1. Harajuku Style

Harajuku style adalah induk dari seluruh fashion unik Jepang saat ini. Berpusat pada area sekitar stasiun kereta api Harajuku, banyak generasi muda Jepang menampilkan fashion unik yang berbeda dan tetap trendy. Seakan kawasan Harajuku menjadi catwalk raksasa dan pusat perhatian dunia. 

Bahkan kini fashion Harajuku sudah memiliki begitu banyak produk dan clothing brand yang sampai dijual di Eropa dan Amerika Serikat. Pakaian, tata rambut sampai make up yang berbeda, membuat Harajuku style semakin populer. Apakah kamu termasuk penggemarnya? 

2. Dekotora 

Jika supir truk di Indonesia mungkin lebih senang menggambar bak truk dengan sosok wanita dan tulisan menggelitik seperti 'Kutunggu Jandamu' atau 'Tak Pulang Tak Ada Uang', maka supir truk di Jepang menghabiskan waktu (dan uang mereka) untuk mendekorasi truk. 

Dikenal dengan nama Dekotora (kombinasi kata bahasa Inggris 'decoration' dan 'truck'), mereka membuat truk dihiasi lampu sampai kotak-kotak desain super rumit. Tata cahaya terang, terutama di malam hari pasti membuat Dekotora menjadi bahan perhatian.Bagaimana jika tukang antar paket kilat memiliki alat transportasi seperti ini? 

3.Gyaru

Berasal dari kata bahasa Inggris, 'gal', gyaru adalah mereka gadis-gadis muda yang mewarnai rambut mereka dengan nuansa perak dan pirang serta make up yang memberikan kesan kulit lebih gelap namun colorful. Penganut style Gyaru lebih sering menampilkan kesan seksi mereka. Gyaru sendiri memiliki banyak macam style. 

Salah satunya adalah kogyaru, di mana gadis-gadis SMA di Jepang tampil dengan seragam sekolah seksi dan mewarnai rambut jadi pirang. Lalu ada ganguro, mereka yang memakai riasan gelap, bibir putih dan stiker warna-warni di wajah. Yang lebih gila lagi adalah Yamanba, di mana para gadis Jepang tampil dengan dandanan konyol dan aksesoris penuh warna yang kontras dengan riasan gelap. 

4. Lolita

Memakai rok, gaun dengan kerah tinggi, topi dan payung berbulu adalah salah satu ciri khas style Lolita. Seakan sekumpulan gadis ini adalah lulusan sekolah sutradara film Tim Burton dari jaman Victoria. 

Style Lolita kini bahkan sudah berkembang ke Gothic Lolita, masih dengan rok-rok lebar, hanya Gothic Lolita dominan warna hitam. Style Lolita timbul dari penolakan para gadis di Jepang di mana para pria berpikir bahwa gadis cantik itu harus berpakaian super seksi. Sehingga Lolita lebih mengedepankan pakaian anggun dan kesan cute dari trend fashion 200 tahun lalu.

Kamis, 17 Januari 2013

Sugamo, oba-san no Harajuku


    Kalau Harajuku terkenal sebagai tempat nongkrong anak muda Tokyo, sedangkan Sugamo adalah tempat nongkrongnya oma-opa Tokyo. Ya daerah Sugamo di Tokyo, memang dikenal sebagai Harajuku untuk oma-opa (Harajuku for grannies/oba-san no Harajuku)
    Sugamo merupakan sisi lain dari kota Tokyo, yaitu disana terlihat Tokyo yang berbeda dibandingkan dengan yang selama ini dilihat di Shinjuku, Shibuya, ataupun Akhibara. Banyaknya orang-orang tua yang berkumpul di Sugamo menjadi ciri utama perbedaan tersebut.
     Di Sugamo terdapat sebuah jalan sepanjang 800 meter yang terletak di sebelah utara stasiun sugamo, yaitu Jizo-Dori. Pada zaman Edo (1603-1867), Jizo-Dori merupakan jalan utama yang menghubungkan Edo (Tokyo) dengan Kyoto. Kini Jizo-Dori dipenuhi oleh aneka ragam toko dan restoran. Sebagaimana Harajuku yang menyediakan berbagai perangkat fashion anak muda, Sugamo juga menyediakan berbagai keperluan fashion untuk orang tua.
      Banyaknya orang tua yang berbelanja menyebabkan kawasan di sekitar Sugamo dibuat ramah terhadap orang tua (old-people fiendly). Jalanan di Sugamo minim penghalang, seperti trotoar ataupun pembatas jalan. Hal itu guna memudahkan orang tua yang menggunakan kursi roda ataupun tongkat untuk melintas. Selain itu, guna memudahkan orang tua melihat, harga-harga di toko juga ditulis dengan karton dan huruf yang besar-besar.
      Mesin tiket di Stasiun Sugamo juga dibuat lebih rendah daripada biasanya. Aneka billboard dan iklan di Sugamo sebagian besar berisi produk-produk kesehatan ataupun makanan bagi orang tua. Sementara itu, toilet juga mudah ditemukan, mengingat orang tua sering memerlukan pergi ke belakang. Untuk keperluan darurat, terdapat banyak alat pacu jantung emergency portable yang digantung di sepanjang Jizo-Dori.
      Di tengah Jizo-Dori, ada sebuah kuil Buddha bernama Koganji. Kuil tersebut berdiri sejak awal abad ke-18 dan di yakini memiliki tuah untuk menyembuhkan penyakit. Konon ceritanya, dahulu ada wanita yang tidak sengaja menelan duri (jarum). Ia memakan kertas bergambar kuil itu dan sembuh. Sejak saat itu, Kuil Koganji ramai didatangi orang yang mencari penyembuhan dan penyelesaian "duri-duri kehidupan".
     Koganji juga dikenal dengan nama Togenuki Jizo. Kata toge berarti duri atau penyakit, sedangkan nuki berarti mencabut. Di Kuil Koganji banyak orang meminta didoakan oleh pendeta yang berdiri di depan kuil. Selain itu, banyak pula orang yang mengantre di depan satu patung dan bergiliran memandikan atau menyentuh bagian patung tersebut dengan harapan disembuhkan dari penyakit dan penderitaan.
       Di Jizo-Dori terdapat toko yang paling terkenal disana, namanya Maruji. Toko Maruji terkenal karena menjual celana dalam merah dan pakaian dalam wanita berwarna merah. Ya, celana dalam warna merah adalah ciri khas Sugamo. Orang tua di Jepang meyakini bahwa celana dalam merah dapat membawa kesehatan dan keselamatan. Celana dalam merah juga dianggap baik bagi peredaran darah. Rasanya hangat dan nyaman apabila digunakan untuk tidur.
     Konon, celana dalam merah di Sugamo bisa terjual ribuan dalam sehari. Saking banyaknya permintaan, Maruji sampai membuka tiga toko sepanjang Jizo-Dori tersebut.
     Setiap bulan, pada tanggal 4, 14, dan 24 adalah hari festival. Pada hari itu, Pasar Sugamo lebih ramai daripada biasanya. Selain orang-orang tua yang tumpah ruah, aneka jajanan, makanan tradisional dan barang-barang unik dapat ditemukan. Tanggal itu diyakini sebagai hari baik untuk penyembuhan dan mengangkat berbagai penderitaan.
    
Dikutip dari Buku SHOCKING JAPAN yang ditulis oleh Junanto Herdiawan